Lakukan Latihan Otak Sejak Anak hingga Lanjut usia Tanpa Henti

Lakukan Latihan Otak Sejak Anak hingga Lanjut usia Tanpa Henti

Dalam proses mengingat, berpikir dan bertindak , otak memainkan peranan sangat besar. Peningkatan fungsi otak tidak hanya berkaitan dengan kecerdasan, konsentrasi, emosi dan berbagai perilaku lainnya. Stimulasi dini bagi usia anak dalam mengoptimalkan kerja otak dapat dilakukan dengan berbagai cara. Demikian pula pada orang dewasa yang mengalami penurunan fungsi kerja otak diperlukan latihan dan aktifitas otak akan kemundurun fungsi tersebut dapat ditekan. Bila hal tersebut tidak dilakukan bukan hanya kualitas hidup yang tidak optimal tetapi berbagai penyakit pikun atau dementia lebih banyak dan lebih cepat  menghinggap pada usia lanjut nantinya.  Otak memiliki plastisitas bahwa kita dapat membangun neurons dan susunannya di dalam jaringan otak untuk mengembalikan fungsi-fungsinya

Pada prinsipnya dasar latihan otak adalah ingin otak tetap bugar dan mencegah pikun. Otak adalah satu-satunya organ yang kecanggihannya menurut para peneliti lebih canggih dari tata surya di alam lain. Seumur hidup manusia menurut penelitian, otak hanya terpakai 20 persen dan 80 persen lainnya belum terungkap.

Tahukan Anda kalau membaca, merajut, atau menjahit, merupakan  latihan otak yang sangat efektif untuk mencegah pikun.  Hal itu menurut  penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang merupakan psikiater saraf  dari Mayo Clinic di, Minnesotta, Amerika Serikat. Dalam penelitian tersebut, membaca dan merajut adalah aktivitas yang  bisa mencegah kepikunan pada usia 70 hingga 80 tahun. “Meskipun usia  sudah menjelang senja tidak ada kata terlambat untuk melatih otak,”  kata  Yonas Geda, psikiater saraf dari Mayo Clinic. Penelitian tersebut juga mengungkapkan, permainan otak seperti sudoku,  serta membuat kerajinan tangan bisa menurunkan resiko pikun. Sedangkan,  aktivitas yang bisa meningkatkan resiko pikun adalah menonton televisi.

Stimulasi

Otak dapat terbagi atas otak kiri dan otak kanan. Fungsi otak kiri berkaitan dengan logika, angka, tulisan, kecerdasan, hitungan, analisa, dan untuk ingatan jangka pendek (short term memory). Sedangkan otak kanan kita diguakan untuk kreativitas, imajinasi, musik, warna, bentuk, emosi dan untuk ingatan jangka panjang (long term memory).

Ingatan akan lebih bertahan lama jika dalam mengingat menggunakan otak kanan. Untuk dapat mengingat dengan baik, perlu melatih otak agar berfungsi dengan optimal. Sayangnya, lebih banyak orang yang menggunakan otak kiri dalam proses mengingat. Otak kiri kebanyakan orang lebih berkembang tanpa diimbangi perkembangan otak kanan. Karena otak kiri merupakan ingatan jangka pendek, maka informasi yang disimpan di otak kiri akan lebih mudah terlupakan. Oleh karena itu, jika ingin menyimpan dalam otak kanan, informasi harus diubah menjadi cerita atau gambar. Karena otak kanan tidak mengenal tulisan atau angka. Latihan diperlukan agar dapat mengembangkan otak kanan. Ada beberapa latihan dan teknik yang bisa dilakukan agar otak dapat berfungsi optimal dalam kehidupan sehari hari..

Tips Umum Latihan otak

Stimulasi dan latihan Otak Bayi :

  • Stimulasi Verbal dan psikologis. Bayi harus rajin di ajak bernyanyi, berbicara, bercerita , bersendauguraumeski baru sejak lahir
  • Stimulasi visual . Dengan bercerita, memberi gambar dan warna yang menarik disekitar tempat tridur atau kamar bayi. Terutama dipasang gambar yang mempunyai mata seperti foto orang tua atau gambar kartun yang tersemyum Karena bayi dapat berkomuniksi dengan foto.
  • Stimulasi Pendengaran. Perdengarkan lagu klasik atau lagu yang disenangi bayi. Hal ini tampak bila diperdengarkan musik bayi tertidur lebih nyenyak.
  • Stimulasi Fisik. Ternyata aktifitas fisik atau olahraga  yang rutin dan baik akan dapat membantu mengoptoimalkan fungsi otak. Pada bayi dapat dilakukan senam bayi. Berikan stimulasi dan permainan motorik haluis sesuai usia sejak bayi baru lahir

Latihan Otak pada dewasa dan orang lanjut usia

  • Stimulasi Verbal dan psikologis. Aktifiotas  bernyanyi, berbicara, bercerita , bersendau gurau dan selalu sering tersenyum merupakan adalah merupakan latihan otak yang tidak disadari dapat meningkatkan kerja fungsi otak. Selalu belajar, membaca, berdiskusi dan menganalisa, berarti aktifkan otak. Bangkitkan minat memakai pikiran dengan cara misalnya membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat, seperti membaca Al-Qur’an rutin, matematika, berhitung, merancang, atau memasak. Ikut kegiatan sosial. Tekuni hobi. Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda, terutama menjahit, menyulam atau memelihara tanaman.
  • Stimulasi visual . Dengan melakukan permainn nitendo, melukis, memahat, memelihara tanaman,  atau berekreasi ke tempat dengan pemandangan yang indah. Latih kemampuan mengamati. Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit. Asah indra. Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.
  • Stimulasi Pendengaran. Perdengarkan lagu klasik atau lagu yang disenangi setiap saat
  • Stimulasi Fisik. Ternyata aktifitas fisik atau olahraga  yang rutin dan baik akan dapat membantu mengoptoimalkan fungsi otak. Gerak Latih Otak (senam otak) dan olahraga lain sesuai kemampuan dan Gerak dan Latih Otak.
  • Ulangi informasi yang baru untuk disimpan dalam ingatan
  • Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya. Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.
  • Pelajari sesuatu yang baru. Banyak membaca dan berkenalan dengan hal-hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.
  • Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak. Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.
  • Pelajari dan hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu.
  • Hafalkan sesuatu yang Anda sukai. Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing.
  • Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498. Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.
  • Ingat perjalanan pribadi. Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Rabu pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.
  • Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian. Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya
  • Melatih memusatkan perhatian/konsentrasi, misalnya: dengan berdzikir, shalat yang khusuk, yoga, dan lain-lain.
  • Konseling ke spesilis saraf, untuk deteksi dini demensia.
  • Membuat catatan atau biografi merupakan aktifitas lansia yang paling baik dan sangat berharga.
  • Menjaga kesehatan tubuh dengan pola hidup sehat seperti makan-makanan sehat, istirahat/tidur cukup, hindari rokok dan alkohol.

 Latihan Otak Pada Anak

  • Pencarian Kata / Teka-Teki Silang Banyak buku untuk anak-anak yang berisi pencarian kata dan teka-teki silang. Ini adalah kegiatan yang bagus bagi anak-anak untuk melatih otak mereka dengan menggunakan fokus dan pikiran. Teka- teki silang (crossword puzzles) juga merupakan aktivitas keluarga yang bagus, dimana satu orang anggota keluarga bisa membacakan petunjuk soal dan menyebutkan berapa jumlah huruf yang diperlukan dan anggota keluarga yang lainnya bisa menebak jawabannya.
  • Latihan Daya Ingat (Memory) Melakukan latihan-latihan daya ingat bisa menjadi salah satu latihan otak paling mudah untuk anak-anak, karena kegiatan ini bisa dilakukan di dalam mobil yang sedang kita kendarai, bahkan hampir dapat dilakukan di mana pun. Dimulai sejak mereka masih kecil kita secara alami telah melakukan latihan-latihan ini dengan mengajarkan mereka bagaimana mengeja nama mereka, berapa nomor telepon mereka, dan menyebutkan dimana alamat. Kita bisa mengembangkan latihan-latihan ini dengan meminta mereka mengingat puisi, lagu-lagu, dan nama-nama pohon. Latihan mengingat membantu anak-anak menggunakan otak mereka untuk fokus dan menyimpan informasi. Ini juga merupakan kemampuan yang sangat berguna karena banyak pelajaran yang berdasarkan pada kegiatan mengingat, seperti belajar bilangan nyata matematika atau belajar pengejaan kata-kata.
  • Permainan Jalan Halang Rintang Untuk Otak Kita semua telah mendengar jalan halang rintang yang memerlukan latihan-latihan fisik, tetapi kita juga dapat mengeset latihan ini dengan menambahkan latihan-latihan otak untuk anak-anak. Sebuah permainan jalan halang rintang untuk otak bisa mengkombinasikan kedua latihan fisik dan latihan otak, atau memfokuskan hanya pada latihan yang terakhir. Anda dapat membuat pos-pos halang rintang fisik dimana mereka hanya dapat melalui pos berikutnya setelah mereka menyelesaikan satu latihan mental, seperti satu teka-teki silang pendek atau soal kata. Anda juga dapat mengeset permainan halang rintang ini baru selesai jika mereka sudah melewati pos-pos di seluruh rumah dimana mereka harus menyelesaikan sejumlah latihan-latihan mental yang diletakkan di lantai atau di meja.
  • Menulis atau Menggambar Dengan Tangan Kiri (Left-Handed) atau Dengan Tangan Kanan (Right-Handed) Sebuah cara yang bagus untuk melatih otak adalah menggunakan tangan yang tidak dominan untuk menulis atau menggambar. Ini bisa menyenangkan (fun) untuk melihat siapa yang dapat bercerita apa yang telah ditulisnya atau telah digambarnya. Pilihan lainnya adalah menggambar sebuah gambar dimana setengah bagiannya dilakukan dengan tangan yang dominan dan kemudian setelah itu gambar ini disalin (di-copy) menjadi setengah bagian lainnya dengan menggunakan tangan yang tidak dominan. Ini adalah latihan otak untuk anak-anak dalam rangka meningkatkan kedua sisi otak mereka (otak kiri dan otak kanan) untuk bekerja bersama-sama. Sementara latihan-latihan otak untuk anak-anak bisa menjadi sesuatu yang sederhana dan menyenangkan tetapi manfaatnya bisa sangat besar. Dengan menggunakan latihan-latihan otak ini anak-anak belajar untuk melatih satu bagian penting dari tubuh.

Senam Otak

Salah satu latihan untuk otak adalah dengan senam otak sehat atau yang diciptakan oleh Asosiasi Alzheimer Indonesia disebut Gerak dan Latih Otak (GLO). GLO ini bisa dilakukan oleh semua usia. Pada penderita epilepsi anak, anak dengan cerebral palsy, anak yang gerak tangannya tidak terkoordinasi selain difisioterapi, mereka juga bisa dilatih otaknya lewat GLO. GLO ini gerakannya mudah dan dapat dilakukan saat duduk atau berdiri. dilakukan dengan perasaan senang, rileks, serta tidak menahan napas. ”Bila sedang berada di bus kota, sedang di depan meja komputer, gerakan ini bisa saja dilakukan dalam hanya dalam lima menit.

Biasanya latihan yang dianjurkan tiga kali seminggu, masing-masing sekitar 15-20 menit, harus selalu membayangkan gerak fisiknya, supaya tersambung sirkuit otak dengan gerakan-gerakan yang sedang dilakukan.

  • Latih peregangan leher. Posisi badan menghadap lurus ke depan, dengan telapak tangan kanan pada sisi kanan kepala. Tekan kepala ke arah kiri, sementara kepala menghadap lurus ke depan. Otot-otot leher akan terasa teregang melawan dorongan tangan. Lakukan delapan kali hitungan dengan tidak menahan nafas. Lakukan secara bergantian dengan telapak tangan kiri.
  • Peregangan bahu dan lengan atas
  1.  Luruskan tangan kanan ke atas (di samping telinga), telapak tangan menghadap ke depan. Tangan kiri melewati belakang di bawah siku tangan kanan. Tangan yang lurus digerakkan ke belakang, sedangkan tangan yang satunya menahan ke depan.
  2. Akan terasa regangan pada bahu dan lengan atas. Hembuskan nafas pada saat otot diaktifkan atau tegang. Kemudian lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.
  3. Luruskan tangan kanan ke atas, di samping telinga dengan telapak tangan menghadap ke dalam. Tangan yang lurus digerakkan ke kanan, sedangkan tangan yang satu lagi menarik tangan kanan ke arah dalam. Lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.
  4. Posisi tangan kanan lurus menekan ke arah telinga kanan dan tangan yang satu lagi mendorong ke arah keluar. Lakukan bergantian dengan tangan kiri, masing-masing dua kali.
  • Pemanasan sakelar otak. Gosoklah dua lekukan kiri dan kanan di bawah pertemuan tulang selangka kiri dan kanan dengan tulang dada. Dengan tangan lain gosok daerah perut. Usahakan mata bergerak ke kiri dan ke kanan, ke atas, ke bawah dan memutar dari kiri atas ke kanan atas. Lakukan enam kali pernapasan dengan tangan bergantian.
  • Latihan inti.
  1. Delapan tidur. Berdiri tegak, kepala lurus ke depan, tangan kanan lurus ke depan, ibu jari menghadap ke atas di depan hidung. Gerakkan tangan ke kiri atas, kiri bawah, kembali ke tengah, lalu ke ke kanan atas, kanan bawah dan kembali ke tengah. Gerakan ini membentuk angka delapan tidur dan lakukan tanpa diikuti gerakan bola mata.
  2. Untuk variasi delapan tidur, gerakkan ibu jari sama seperti gerakan delapan tidur, tetapi gerakan ibu jari diikuti dengan gerakan bola mata. Lakukan latihan ini bergantian dengan tangan kanan, kiri, dan kedua tangan saling berkaitan. Masing-masing dalam hitungan dua kali delapan

Permainan komputer dan Game

Ternyasta permasinan game atau Nitendo yang selama ini ditakutkan para orang tua termasuk salah satu latihan untuk otak juga. Tidak hanya anak-anak, namun juga para kakek maupun nenek masa kini ikut menikmati permainan video dan komputer dan hal itu diikuti dengan upaya para pembuat permainan komputer yang semakin giat mempromosikan peringkat lunak itu dengan mengatakan hal itu sesungguhnya merupakan latihan bagi otak. Berdasarkan dengan adanya sejumlah bukti ilmiah bahwa ada sekian banyak permainan komputer ataupun video yang disebut sebagai “perangsang “ bagi otak yang dapat berguna bagi para lanjut usia untuk mengurangi resiko kehilangan daya ingat, demensia (menurunnya kemampuan daya ingat) serta sejumlah masalah daya penglihatan.

Para pembuat program permainan komputer kini mengarahkan sasarannya tidak hanya kepada kalangan anak muda tetapi juga kepada kepada lansia misalnya sebuah perusahaan raksasa komputer Jepang yang telah menjual lebih dari 8,6 juta copy permainan Brain Age termasuk 1,4 juta copy untuk wilayah Amerika Serikat. Perusahaan itu mengatakan pihaknya tidak membuat klaim khusus mengenai kesehatan yang diberikan oleh permainan Brain Age, yang dikembangkan oleh seorang ilmuwan ahli syaraf Ryuta Kawashima yang di dalamnya memberikan penikmat permainan itu sejumlah tugas-tugas untuk meningkatkan daya ingat matematis, kemampuan membaca dan bahkan kemampuan mengapresiasikan seni musik, kesemuanya merupakan latihan untuk membuat mereka yang menikmati permainan komputer memutar otaknya. Perusahaan itu mengatakan permainan-permainan komputer dirancang untuk merangsang otak terutama otak bagian muka yang membantu proses penyimpanan pengetahuan praktis untuk ketrampilan sehari-hari. Permainan-permainan itu membantu anda untuk fokus dan meningkatkan kemampuan daya ingat.

Beberapa kasus penderita lanjut usia mengatakan bahwa mereka mengalami penurunan dalam kemampuan olah angka sebelum ia ikut permaianan Brain Age, sebuah permainan komputer. Mereka mulai berhenti melakukan perhitungan matematik di kepala  ketika belum menjadi seorang yang berminat kepada permainan komputer, bahwa permainan -permainan komputer itu membantu ia mengasah otaknya.

Andrew Carle seorang asisten profesor di George Mason University yang mempelajari dan meneliti program yang memfokuskan pada kehidupan kaum pensiunan mengatakan “Banyak generasi Baby Boom (generasi yang lahir pasca Perang Dunia II) yang memikirkan berbagai cara untuk melatih kemampuan otak mereka dan tetap aktif secara intelektualitas. Carle mengatakan ia yakin permainan-permainan komputer dapat berguna bagi kelompok usia tua. Kita semua tahu bahwa otak memiliki plastisitas bahwa kita dapat membangun neurons dan susunannya di dalam jaringan otak untuk mengembalikan fungsi-fungsinya

Neurobic

Neurobics adalah latihan yang diperlukan otak  untuk tetap fit. Dan jika Anda melakukan ini dari hari ke hari, Anda akan menciptakan beberapa kenyamanan. Neurobics menarik karena dapat menggunakan semua indra  untuk melatih otak. Hal ini juga memungkinkan untuk menjelajahi emosi dan untuk melihat bagaimana segala sesuatu bekerja bersama-sama. Ketika melakukan beberapa jenis kegiatan, otak menjadi semakin kuat. Dan pada kenyataannya, nantinya akan benar-benar tumbuh sel-sel otak baru, yang penting bagi kesehatan mental secara keseluruhan.

Beberapa contoh kegiatan neurobics termasuk berpakaian, makan, atau melakukan kegiatan biasa lainnya dengan mata tertutup. Ketika melakukan ini,  mengandalkan indera lain selain yang biasanya  gunakan untuk mengerjakan hal-hal itu. Atau, misalnya terlibat dalam sebuah percakapan di mana tidak bisa benar-benar bicara. Sebaliknya, harus menggunakan bahasa tubuh untuk mengekspresikan diri.

Hal lain yang dapat dilakukan dengan neurobics adalah untuk mengeksplorasi dua hal sekaligus. Ini tidak seperti tindakan yang biasa kita lakukan, tetapi sebaliknya ini adalah sesuatu yang Anda lakukan untuk meningkatkan kreativitas. Sebagai contoh, menggambar  dan mendengarkan musik di radio pada waktu yang sama. Dan hal tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya.

Bila memiliki banyak hal yang rutin dilakukan dan mungkin tidak menyadarinya. Bahkan, kebiasaan ini hanyalah bagian dari pola otak kita, dan kita melakukannya tanpa berpikir tentang kegiatan tersebut. Dengan jenis neurobics, Anda akan mengubah rutinitas normal Anda sehingga Anda melatih otak Anda. Sebagai contoh, jika biasanya mengerjakan pekerjaan mulai dari menyapu, membersihkan dapur, mengepel, siram tanaman, membaca buku. Lain kali memulai hari , dengan urutan dan cara yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya. Dengan kata lain,  melakukan hal-hal dengan sedikit berbeda.

Contoh lain adalah jika menggunakan tangan kiri selama beberapa waktu untuk melakukan kegiatan yang biasa Anda kerjakan dengan tangan kanan. Ini akan sulit, dan akan memerlukan banyak konsentrasi.  Ini akan mengubah cara otak anda untuk berpikir dan suatu saat anda membutuhkan ide segar bisa memunculkan dengan teknik ini. Neurobics akan membantu melihat bahwa sebenarnya otak mengontrol banyak yang dilakukan. Memperluas cara-cara kita berarti memperluas pandangan kita dengan cara-cara berbeda. Tidak statis tetapi dinamis. Memberikan tantangan terhadap otak kita untuk mengerjakan tindakan berbeda dan belum pernah dikerjakan sebelumnya berarti meningkatkan kerja otak untuk lebih efektif dan kreatif.

  • Total Story Technique (TST). Teknik ini dilakukan dengan cara membuat cerita singkat dari hal-hal yang akan kita hafalkan. Misalnya kita akan berbelanja di supermarket untuk membeli beras, shampo, susu, permen karet, pembersih lantai, telur, kecap, keju, saos tomat, tisu. Daripada berusaha menghafalnya, lebih baik Anda membuat cerita untuk hal-hal ini menjadi Dewi Sri (merupakan legenda dewi padi yang menggambarkan beras) sedang keramas (shampo) sambil mandi susu. Sedangkan di luar, si Mbok yang sedang mengunyah permen karet sambil mengepel (permbersih lantai) sudah menyiapkan telur rasa kecap bertabur keju dan saos tomat yang lembut seperti tisu. Cerita tersebut benar-benar divisualisasikan dan dibayangkan. Kembangkan imajinasi Anda dengan menambahkan warna, bunyi, benda-benda pendukung dan gerak pada cerita tersebut. Misalnya, bayangkan tempat mandi berwarna pink tempat Dewi Sri mandi susu, bayangkan si Mbok yang sudah tua dan memakai kebaya abu-abu sedang mengepel halaman, dengarkan suara kunyahan permen karet di mulutnya, dan bayangkan Anda mencicipi telur yang rasanya seperti kecap, bayangkan bentuk telur yang bertabur keju dan saos tomat, dan bayangkan Anda bisa memegang telur tersebut dan merasakan kelembutannya yang seperti tisu. Jadikan bayangan tersebut nyata di hadapan Anda. Dengan contoh cerita ini, kita telah melatih otak kanan yang berfungsi dalam kreativitas dan imajinasi. Kreativitas tercipta saat kita membuat suatu cerita singkat dan imajinasi turut berperan saat kita memvisualisasikan cerita tersebut.
  • Total Word Technique (TWT). Pada teknik ini informasi yang ingin diingat diubah menjadi singkatan-singkatan atau jika informasi yang akan diingat merupakan kata-kata asing, dapat diubah menjadi kata-kata yang kedengarannya hampir sama. Teknik ini sering disebut juga dengan istilah jembatan keledai. Setelah itu, baru dibuat cerita agar dapat diterima oleh otak kanan. Misalnya, ketika harus menghafal 8 planet mulai dari yang terdekat matahari. Urutannya adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Jika menghafalnya terasa sulit, bisa diubah menjadi kalimat “Mengendarai Vespa Bukan Mainan, Judi Sahabat Urip Nekad”. Kalimat tersebut menggunakan beberapa huruf depan atau suku kata pertama dari urutan planet yang ingin diingat. Mengendarai untuk mengingat Merkurius, Vespa untuk Venus, Bukan untuk Bumi, Mainan untuk Mars, Judi untuk Jupiter, Sahabat untuk Saturnus, Urip untuk Uranus, Nekad untuk Neptunus. Dengan membayangkan tokoh-tokoh dan yang sedang dilakukan, Anda dapat lebih mengingatnya.
  • Total Number Technique (TNT). Teknik ini digunakan untuk mengingat angka-angka. Karena otak kanan tidak mengenal angka atau tulisan, maka perlu dibuat cerita agar dapat dikenali otak kanan. Misalnya, Anda harus mengingat angka 212.007.217.080.205. Anda dapat mengubahnya menjadi cerita seperti Wiro Sableng (212) dan James Bond (007), keduanya (2) sedang mengikuti upacara kemerdekaan (1708) pada hari pendidikan nasional (0205).
  • Tetapi, tidak semua kombinasi angka merupakan angka yang sudah dikenal seperti diatas. Untuk itu, Anda dapat membuat cerita sendiri dengan mengubahnya menjadi kode yang dapat diterima oleh otak kanan yaitu dalam kode bentuk atau bunyi. Anda dapat mengubah angka menjadi kode bentuk atau bunyi seperti berikut:
Angka Kode Bentuk Kode Bunyi
0 Bola Gosong
1 Tiang Sepatu
2 Bebek Tua
3 Telinga Mentega
4 Perahu Layar Ketupat
5 Perut Gendut Delima
6 Cerutu Tanam
7 Cangkul Baju
8 Kacamata Papan
9 Raket Jalan

Kode bentuk dan kode bunyi juga dapat diciptakan sendiri sesuai kreativitas Anda. Sekarang misalnya Anda harus mengingat password 284670, dapat diubah menjadi kalimat:

Mengingat dengan Kode Bentuk

Bebek (2) berkacamata (8) naik perahu layar (4) dengan tangan kanan memegang cerutu (6) dan tangan kiri memegang cangkul (7) asyik bermain bola (0).

Mengingat dengan Kode Bunyi

Kakek tua (2) membeli papan (8) dan ketupat (4) dari orang yang sedang menanam (6) baju (7) gosong (0).

Metode mengingat yang dijelaskan diatas hanya beberapa contoh teknik mengingat yang dapat digunakan, karena masih ada metode-metode lainnya. Metode mengingat tersebut akan membuat Anda dipacu untuk terus kreatif dalam menciptakan cerita singkat, membayangkan dan mengimajinasikannya.

Imajinasi Anda akan semakin terasah saat Anda menambahkan warna-warna pada bayangan cerita Anda, menambahkan gerak, aroma atau hal lainnya sehingga imajinasi Anda semakin menarik. Jika bisa, buatlah menjadi cerita yang lucu atau cerita yang tidak masuk akal. Ini akan membantu informasi lebih teringat.

Anda juga dapat mencoba untuk mengajarkannya kepada anak-anak. Dengan demikian, menghafal dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk mereka. Ini juga akan menjadi latihan yang baik untuk otak kanan yang bisa memacu kreativitas dan mengoptimalkan otak anak. Jika sudah mencoba mengingat dengan metode-metode tersebut, menyimpan informasi di otak kanan Anda, informasi tidak akan cepat terlupa dan membantu mengoptimalkan otak dan membantu daya ingat

Latihan Otak Ala Jepang

  • Anzan
    Anzan merupakan awal dari adanya latihan otak di Jepang. Anzan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris yang berarti ‘perhitungan mental’ dan melibatkan serangkaian panjang hitungan angka dengan membayangkan sempoa. Pada anzan, sempoa digambarkan dalam pikiran. Penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan pembukuan dilengkapi melalui konsentrasi yang mendalam dan manipulasi sempoa mental. Untuk menjadi mahir, orang harus banyak berlatih. Anak-anak di Jepang biasanya latihan anzan 2 jam sehari.
  • Brain Age
    Mengingat banyaknya orang usia lanjut di Jepang, Dr Ryuta Kawashima dari Tohoku University of Medicine memutuskan untuk menciptakan suatu permainan yang dapat mengembalikan kelincahan mental warga lanjut usia di Jepang. Kawashima menciptakan video game yang dapat digunakan untuk meningkatkan penalaran mental dan bahasa. Penelitiannya menciptakan game Nintendo, Brain Age. Brain Age memiliki komponen yang menguji dan meningkatkan kemampuan matematika, kemampuan memori serta kemampuan yang meningkatkan jalur saraf.
  • Sudoku
    Sudoku adalah puzzle Jepang yang melatih sisi penalaran dan analisis otak. Sudoku dipopulerkan oleh Nikoli Puzzle Company pada tahun 1986 dan menjadi populer di seluruh dunia pada tahun 2005. Puzzle Sudoku terdiri dari kotak persegi 9×9, yang mana setiap baris berisi nomor 1 sampai 9. Pada awal permainan, ada beberapa angka dalam setiap persegi, kemudian para pemain harus menggunakan logikanya untuk menalarkan kolom dan baris yang masih kosong dengan angka-angka yang sesuai. Ada banyak variasi sudoku, seperti sudoku untuk anak-anak yang menggunakan kotak yang lebih kecil dan memiliki simbol seperti planet dan binatang, bukan angka.

dari berbagai sumber

.

www.growupclinic.com

Supported By:

GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 44466102 GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 44466103 – 97730777email : judarwanto@gmail.com   http://growupclinic.com http://www.facebook.com/GrowUpClinic Creating-hashtag-on-twitter@growupclinic
“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Autism Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** Swimming Spa Baby & Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen ***
Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967  Clinical – Editor in Chief : Dr WIDODO JUDARWANTO, pediatrician email : judarwanto@gmail.com curriculum vitae Creating-hashtag-on-twitter: @WidoJudarwanto www.facebook.com/widodo.judarwanto Mobile Phone O8567805533 PIN BB 25AF7035

We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life.
Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright © 2013, GRoW UP CLINIC Information Education Network. All rights reserved
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s